
Pada bulan September 1999, Seorang anak bangsa, melihat dan merasakan adanya suatu persoalan yang merupakan ancaman yang serius, terhadap kelangsungan bangsa dalam hubungannya dengan kejahatan peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba.
Dalam keadaan resah dan “tidak bisa berbuat apa – apa”, dia memprakarsai untuk mengajak teman – teman dekat / sahabat – sahabat yang dinilainya telah teruji komitmen moral dan kecintaan mereka terhadap tanah air, serta track record mereka masing-masing, yang tidak pernah cacat dalam menjalankan tugas pengabdian dan dalam menjalankan profesi mereka masing – masing selama ini.
Dan atas prakarsa seorang anak bangsa itu tadi , maka berkumpulah 14 orang yaitu :
- H. KRH. Henry Yosodiningrat, SH.
- Irjen Pol.(Purn) Drs. Koesparmono Irsan, SH, MM, MBA.
- Mayjen TNI (Purn) Samsudin.
- Tian Bachtiar.
- Ny. Hanna Widjaja, SH, MSi.
- Ir. Albert Kuhon.
- Abdul Rachman Saleh, SH.
- Faisal N. Afdhal.
- Karni Ilyas, SH.
- Kol. Pol. (Purn) Drs. H. Purnomo Subagio, MM.
- Jilal Mardani.
- Drs. Tonny Soenanto.
- Dr. Sudirman, SPKj, MA.
- DR. H. Adnan Buyung Nasution, SH.
Setelah melalui beberapa kali pertemuan dan diskusi – diskusi kecil, ternyata terdapat kesamaan persepsi, yaitu mengenai : Bahwa Bangsa Indonesia pada saat itu (tahun 1999), sedang dalam ancaman bahaya, yang merupakan akibat dari peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba. Hal tersebut diatas, berdasarkan kenyataan yang dilihat pada waktu itu, yaitu
Selanjutnya pada tanggal 28 Oktober 1999, bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda (Untuk mengambil semangat sumpah Pemuda) ke-14 orang tersebut diatas (yang saat ini disebut sebagai para Pemerakarsa dan para Pendiri / Dewan Pendiri GRANAT) mengadakan jumpa Pers untuk Mendeklarasikan berdirinya GRANAT. Sehingga telah merupakan kesepakatan GRANAT secara Nasional, menjadikan tanggal 28 Oktober sebagai hari lahirnya GRANAT, dan diperingati setiap tahunnya sebagai hari Ulang Tahun GRANAT.
